Saturday, November 12, 2016

Puisi Tentang Budaya Membaca - Bertualang Dalam Kata

Text Box: Nama: Syarah Santika Pabila
Kelas: XII MIA 1
Bertualang Dalam Kata


Alunan rindu mengayun sendu
Mengiringi setiap lembaran baru
Bertatap kata di hadapan buku
Menimba ilmu tak batas waktu

            Ingin ku berkelana menerjang dunia
            Bertualang mengelilingi antariksa
            Atau harus ku selami samudra
            Walau hanya dalam imajinasi saja

Membaca
Meski kata tak merangkai cerita
Meski terkadang engkau melelahkan mata
Namun aku tetap setia

            Membaca
            Engkau mengajariku banyak hal
            Dari yang nyata hingga yang khayal
            Engkau membuatku menjadi lebih berakal

Malu aku padamu
Karena pernah mengabaikanmu
Miskin aku akan ilmu
Tanpa hadirnya dirimu            

Saturday, October 1, 2016

About Me


Kenalin nama aku Syarah Santika Pabila, Seorang pelajar yang tertarik dengan dunia teknologi, yang sedang berada dalam fase mencari jati diri dan belum menemukan bakat sama sekali.
kunjungi juga blogku lainnya yang mengupas tentang hal random mulai dari artikel tentang alam hingga curhatan yang sedang dirasakan, hanya di  http://coretan-apasaja.blogspot.co.id/
Find me on social media:
Facebook    : Syarah Santika
Twitter       : @syarahsantika
Ask.fm       : syarahsantika
Instagram   : @syarahsantika

Puisi Kerinduan Untuk Sahabat yang Jauh di Sana

Mungkinkah Aku Rindu?


Setiap hari ku bersamanya
ku lewati suka dan duka
setiap hari ku bersamanya
mimpi pun kian terasa nyata

Namun dentingan jam menyadarkanku
dari lamunan yang kian membelenggu
membawaku pada kenyataan yang t'lah lalu
bahwa kau tak lagi di sini, bersamaku

Mungkinkah aku rindu?
pada seseorang yang telah mengambil tawa itu
dan tak pernah datang untuk mengembalikannya lagi
untuk seseorang yang telah ku anggap saudara sendiri

Mungkinkah aku rindu?
pada seseorang yang memberikan kenangan terbaiknya
yang ku simpan rapi-rapi
namun ia pergi

Aku tau, kamu pergi bukan tanpa alasan
aku juga tau setiap pertemuan pasti ada perpisahan
dan yang paling aku tau, cita-citamu lebih penting dariku
tapi aku takut...

Aku takut...
jika senja tak lagi kutemui
jika malam tak berganti pagi
dan yang paling kutakuti
jika tak ada lagi pertemuan setelah ini

dan mungkin ku tetap ada di sini
menikmati hari yang kau lewati
tanpamu..
walau ku tau sulit rasanya

biarkan saja ini terulang kembali nantinya
biarkan saja aku datang
dan membawa sejuta kenangan
yang telah kau berikan

Karena ku percaya
langkah kecil ini
akan menuntunku
untuk dapat menemuimu lagi


                                                                          Pangkalpinang, 1 Oktober 2016            pukul 22.30
Syarah Santika Pabila






© SYARAH SANTIKA PABILA
Maira Gall